Tampilkan postingan dengan label Tentang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Januari 2017

Perbedaan Antara Browser Mozilla Firefox, Google Chrome, Internet Explorer, Opera, dan Safari

Sobat pasti tahu berapa banyak browser atau aplikasi yang digunakan untuk browsing internet. Kali ini saya akan membagikan Perbedaan, Kelebihan Serta Kekurangan Antara Browser Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, Safari dan Internet Explorer. Itu tadi adalah 5 Browser yang paling sering digunakan untuk mengakses dunia maya. Masing-masing browser tersebut memiliki kekurangan, kelebihan, serta ciri khas masing-masing. Langsung saya sobat simak penjelasan berikut ini.


1. Mozilla Firefox


Firefox

Firefox adalah browser dengan pengguna yg cukup banyak. Menurut browser statistics yang diambil dari w3schools, browser dengan logo rubah berwarna orange ini memiliki pengguna sebesar 28.5% yang merupakan posisi kedua setelah Google Chrome.

Kelebihan :
  1. Banyak fitur tambahan (add ons), ibarat kepingan puzzle, add ons ini bisa dibongkar pasang sesuai dengan kebutuhan user .
  2. Bandel, cocok untuk membuka situs-situs multimedia .
  3. Updatenya yang cukup mudah .
  4. Sistem security yang cukup kuat .
Kekurangan :
  1. Loading lama saat mulai start, apalagi jika banyak adds-on yang terinstall .
  2. Untuk merender javascript , firefox masih kalah cepat dengan Google Chrome, Safari, dan Opera.
  3. Membuka situs-situs multimedia seperti Youtube dan Metacafe memang lebih cocok memakai Firefox. Download managernya juga lebih oke karena masih bekerja ketika browser ditutup , apalagi buat yang suka download file-file besar.
  4. Terkadang bisa crash secara tiba-tiba karena management memory yang kurang baik.

2. Google Chrome

Google Chrome


Browser andalan milik raksasa iklan Google ini sebenarnya memulai debutnya dari engine Webkit yang sama-sama dikembangkan oleh Apple, KDE, Nokia, RIM, Palm, dan Google sendiri. Chrome adalah browser yang paling banyak penggunanya yaitu sebesar 51.7%. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena Chrome adalah browser yang paling up to date dalam menyesuaikan supportnya terhadap HTML 5 dan CSS3.

Kelebihan :
  1. Ringan dan gesit, termasuk ketika start pertama kali dan berpindah tab .
  2. Desainnya simpel, minimalis dan praktis, sehingga halaman situs yang sedang dibuka akan terlihat lebih lapang dan luas. Cocok untuk Komputer/PC yang berlayar mini/kecil, seperti Netbook dll .
  3. Updatenya sering, cepat dan mudah .
  4. Pengguna Google Chrome akan dimanjakan oleh fasilitas milik Google .
  5. Sistem security kuat, saat ini menjadi browser yang paling tahan terhadap serangan hacker .
  6. Terintegrasi dengan Google Search, untuk mencari informasi via MBah Google cukup memasukan kata kunci dalam address bar Google Chrome. Lebih simpel dan praktis .
  7. Banyak fitur tambahan (add-ons/extensions) yang bisa dibongkar pasang sesuai dengan kebutuhan, bahkan banyak juga add-ons/extensions yang diadopsi dari firefox .
  8. Bisa gonta-ganti skin/theme yang lumayan banyak dan bervariasi .
  9. Bagi pengguna Gmail (Google Mail), akan dimanjakan dengan tab bookmark yang terhubung ke fitur-fitur milik Google yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun .
  10. Bisa membuka halaman Wapsite yg dikhususkan untuk ponsel/hp .
  11. Terintegrasi dengan Google Translate sehingga akan lebih memudahkan kita untuk menterjemahkan halaman yang sedang dibuka ke berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia .
  12. Lebih mudah untuk edit kode HTML terutama dalam mencari kode tertentu .
Kekurangan :
  1. Jika diintegrasikan dengan Internet Download Manager (IDM), kadang terjadi Hang/crash .
  2. Error saat membaca CSS termasuk javascriptnya .
  3. Ada gambar yang tidak bisa dibuka (tidak nampak) .
  4. Tidak bisa membuka situs/halaman tertentu .
  5. Agak lambat jika dipasang terlalu banyak add-ons/extensions .

3. Internet Explorer
Explorer

Wah yang satu ini pasti sudah tidak asing di telinga anda sekalian khususnya yang berkutat dengan web development akibat ulah browser ini. Deffault browser ber-engine Trident pada sistem operasi Windows ini memang memiliki beberapa history yang tidak bagus dalam pengembangannya akibat banyaknya celah keamanan yang terdapat di dalamnya. 

Memang tidak versi IE8 yang sekarang sudah lebih baik, namun versi IE6 dan IE7 yang masih banyak memilik inkompatibilitas dengan kemajuan teknologi web sekarang ini. Sementara pihak Microsoft mengembangkan IE9 yang diklaim semakin membaik dari IE8, anda masih bisa menggunakan versi 8 dari internet explorer ini walaupun memang tak saya rekomendasikan .

Kelebihan :
  1. Menyediakan add ons, walaupun tidak sebanyak Firefox .
  2. Khusus IE8, tampilannya lebih elegan dan menarik .
  3. Intergrasi dengan aplikasi windows seperti Office, atau Windows Live .
  4. Bagi pengguna Windows Live maka akan di manjakan dengan tab bookmark yang terhubung ke fitur-fitur milik Windows Live .
Kekurangan :
  1. Gagal membaca script dibeberapa halaman situs (khususnya CSS) .
  2. Berat saat awal start dan saat membuka tab baru .
  3. Komponen activeX yang sering kali membuat keamanan browsing Anda berkurang
  4. Proses update melalui windows update
  5. Browser ini kurang bandel. Saya jarang pake IE8 karena pernah terkena virus saat browsing pakai ini. "IE sebagai penguasa pasar web browser memang menjadi target utama serangan para hacker" .

4. Opera
Opera

Browser dengan pengguna 1.8% ini adalah browser yang saya sukai karena fitur dan inovasinya. Meskipun penggunanya tergolong sedikit, tetapi Opera memiliki fitur yang sangat bagus.

Opera dapat melakukan sinkronisasi ke server dengan Opera Link-nya, selain itu Opera Turbo yang mempercepat browsing ketika jaringan lambat adalah fitur yang patut diacungi jempol.
Opera juga menyediakan fitur sinkronisasi dengan Email yang memungkinkan anda untuk mengelola lebih dari satu akun email di dalam satu browser.

Kelebihan :
  1. Lumayan Ringan dan cepat .
  2. Memiliki email client dan rss sendiri (terintegrasi), jadi kita tidak perlu memakai email client lain seperti Outlook, Thunderbird dan lainnya .
  3. Pemanggilan kembali Cache cepat .
  4. Fitur mouse gestures, membuat browsing experience semakin asyik .
  5. Memiliki fitur Turbo yang mampu mengkompres halaman saat koneksi lambat .
  6. Bisa diintegrasikan (sinkron) dengan Opera Mini khusus ponsel .
  7. Bagi pengguna Opera Community, ada tab bookmark yang terhubung ke fitur-fitur milik Opera yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun .
  8. Bisa membuka halaman Website yg dikhususkan untuk ponsel .
Kekurangan :

  1. Agak lambat dalam membaca script pada beberapa halaman situs .
  2. Saat koneksi lambat, fitur Turbo kurang begitu terasa efeknya .
  3. Untuk meng-update-nya harus men-download kembali file masternya .
  4. Proses update yang mengharuskan mendownload file masternya, berbeda dengan Google Chrome yang hanya mengupdate core-nya saja .
  5. Terlalu banyak menu/bar sehingga terkesan kurang praktis, tapi bisa dimodifikasi .
  6. Terkadang opera mengalami lag ketika merender script pada beberapa halaman situs .


5. SAFARI

Safari

Safari adalah sebuah peramban web buatan Apple Inc. yang awalnya ditujukan khusus bagi sistem operasi Mac OS. Safari dipasang bersama Mac OS X dan merupakan peramban web bawaan di sistem operasi tersebut sejak Mac OS X v10.3. 


Kelebihan :

  1. Fitur terbaru yang menarik adalah penerapan Nitro Engine. Dengan aplikasi ini browser bisa mengolah aplikasi-aplikasi web dengan lebih cepat karena Nitro Engine dapat mengeksekusi java script delapan kali lebih cepat dibanding dengan browser lainnya .
  2. Bookmark yang menarik seperti tampilan iTunes .
  3. Fitur snapback untuk memutar ulang halaman yang sudah dibuka sebelumnya menjadi lebih cepat .
  4. Safari dilengkapi juga dengan Cover Flow yang membuat tampilan bookmark dan history browser lebih nyaman .
  5. Fitur iSync yang bisa mensinkronisasi bookmark safari Anda dengan safari iPhone Anda
  6. Membuka halaman situs lebih cepat, berkat Nitro Engine pada safari versi 4 itulah yang menyebabkannya memiliki gelar the world’s fastest web browser .
  7. Tampilan homepage yang atraktif dengan Top Sites dengan animasi Cover Flow .
  8. Safari juga mendukung format modern web berbasis html 5 yang dapat mengumpulkan web-web favorit yang sering dibuka oleh pengguna dalam bentuk thumbnail, mirip dengan yang dimiliki oleh Opera .
Kekurangan :

  1. Tampak aneh sebagai aplikasi Windows, jika anda pertama kali menggunakannya .
  2. Tak ada fitur restore kalau Safari hang .
  3. Versi windows sedikit berbeda dengan versi OS X (karena safari memang dirancang khusus untuk OS X) .
  4. Memakan resource memori yang paling besar dan space instalasi yang lebih besar di banding dengan browser lain .
  5. Adanya bug pada Safari telah diungkapkan pada bulan Mei lalu oleh peneliti keamanan, Nitesh Dhanjani. Bug pada Safari dapat berakibat attacker mampu untuk membuang desktop korban dengan eksekusi file executable (.exe), sebuah penyerangan yang dikenal dengan nama Carpet Bombing .

Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perang Dunia Ke II

Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perang Dunia Ke 2. Perang Dunia II berlangsung antara tahun 1939–1945. Perang Dunia II tentu saja tidak muncul be-gitu saja. Ada sebab-sebab umum dan sebabsebab khusus yang mendorong terjadinya Perang Dunia II. Mari kita pelajari faktor-faktor penyebab terjadinya Perang Dunia II satu per satu.

A. Sebab Umum Terjadinya Perang Dunia 2
1. Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB).
Liga Bangsa-Bangsa ternyata tidak mampu mencegah pertikaian-pertikaian yang terjadi, khususnya di Eropa. LBB dianggap telah gagal dalam menegakkan tujuannya sebagai organisasi dunia. Oleh karena itu, negara-negara besar maupun kecil tidak lagi menaruh harapan pada organisasi itu. Banyak negara mencari jalan sendiri-sendiri untuk membela diri. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika negara-negara kecil lebih suka berlindung pada negara-negara yang lebih besar.
2. Terjadinya Perlombaan Senjata.

Konferensi perlucutan senjata di Genewa dan Washington yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan akibat meningkatnya kekuatan tempur yang tak terkendalikan telah gagal. Hal itu menyebabkan perasaan saling curiga antara negara yang satu dengan negara yang lain kembali berkobar. Oleh karena itu, setiap negara berusaha mempersenjatai dan meningkatkan kemampuan tempur masing-masing, sehingga terjadi perlombaan senjata.
3. Terbentuknya Kembali Persekutuan-Persekutuan Politik (aliansi politik).

Karena selalu dihantui perasaan saling curiga, maka setiap negara terus berusaha untuk memperkuat dirinya masing-masing dengan jalan mencari kawan sebanyak mungkin. Keadaan itu mendorong terbentuknya persekutuan-persekutuan (aliansi politik) yang saling bertentangan. Menjelang pecah Perang Dunia II, di Eropa terbentuk kembali dua aliansi yang saling bermusuhan. Kedua aliansi itu adalah Blok Jerman dan Italia dengan paham fasis dan Blok Perancis dan Inggris dengan paham demokrasinya. Selain itu, ada juga Blok Rusia dengan paham komunisnya. Pada tanggal 21 Agustus 1939, Rusia mengadakan pakta nonagresi atau perjanjian untuk tidak saling menyerang dengan Jerman. Oleh karena itu, Sekutu mencurigai Rusia sebagai salah satu negara Sentral.
4. Timbul Imperialisme Baru (politik ekonomi).

Beberapa negara yang telah berhasil mengatasi krisis politik dan ekonominya dengan sistem ekonomi terpimpin, kemudian tumbuh menjadi negara ultranasional yang menjalankan imperialisme gaya baru. Negara-negara itu antara lain Jepang dengan semboyannya “Hakko Ichi-U”, Jerman dengan semboyannya “Lebensraum”, dan Italia dengan semboyannya “Italia Irredenta”. Negara-negara ini merasa berhak dan berkewajiban untuk memimpin dan menguasai bangsa lain. Dengan anggapan itulah, mereka melaksanakan imperialisme gaya baru mereka.
5. Munculnya Semangat Balas Dendam

Perjanjian Versailles membebani Jerman dengan berbagai kewajiban yang tidak mungkin dilaksanakan. Pihak Sekutu seenaknya menentukan nasib Jerman setelah Perang Dunia I. Hal itu menyebabkan timbulnya rasa dendam di kalangan bangsa Jerman. Dendam dan keinginan untuk membalas kekalahan serta penghinaan bangsa Jerman itu, terutama ditujukan kepada Inggris dan Perancis. Oleh karena itu, setelah memimpin Jerman, Adolf Hitler segera membangun kembali angkatan perangnya. Pada tahun 1935, Hitler mengadakan wajib militer. Tidak hanya itu, pada tanggal 16 Maret 1935, Adolf Hitler menyatakan bahwa Perjanjian Versailles tidak berlaku lagi.
6. Berkembangnya Paham Nasionalisme yang Sempit

Untuk membangkitkan semangat nasionalisme yang tinggi dan mendorong bangsanya melakukan pembalasan serta membuktikan bahwa Jerman adalah bangsa nomor satu di dunia, Hitler mengembangkan paham nasionalisme yang sempit. Menurut Hitler, bangsa Jerman atau ras Aria adalah bangsa superior yang ditakdirkan Tuhan untuk memimpin bangsa lain. Paham nasionalisme itu akhirnya mendorong Jerman melancarkan politik ekspansi untuk menaklukkan negara-negara lain.
7. Terjadinya Penyerbuan-Penyerbuan

Dalam strategi militer, menyerang lebih dulu adalah cara jitu untuk memukul lawan. Taktik ini diterapkan negara-negara blok Jerman untuk memulai Perang Dunia II. Peristiwa penyerangan itu antara lain sebagai berikut:
  1. Jepang menyerbu Cina pada tahun 1937.
  2. Jerman menyerbu Polandia pada tanggal 1 September 1939. Penyerbuan ini menyebabkan Inggris dan Perancis (pelindung kemerdekaan Polandia) menyatakan perang terhadap Jerman.
  3. Jepang menyerbu secara mendadak pangkalan armada AS di Pearl Harbour pada tanggal 7 Desember 1941. Peristiwa ini memicu terjadinya Perang Pasifik.
  4. Adanya serangan-serangan dan pernyataan perang lainnya sehingga perang menjadi semakin luas sampai akhirnya disebut Perang Dunia II.
B. Sebab Khusus Terjadinya Perang Dunia 2

Salah satu isi Perjanjian Versailles menuntut agar Prusia Timur (daerah Jerman Timur) dipisahkan dari Jerman dengan Koridor Polandia sebagai pemisahnya. Di tengah-tengah koridor ini, terletak kota Danzig yang berada di bawah penguasaan Liga Bangsa-Bangsa (LBB). Status kota Danzig adalah kota merdeka. Hitler menuntut kota Danzig dimasukkan ke wilayah Jerman karena penduduknya berkebangsaan Jerman. Namun, Polandia menolak. Polandia justru mengadakan perjanjian dengan Inggris, Perancis, Rumania, dan Yunani untuk saling menjamin kemerdekaan di antara mereka. Hitler menjawab perjanjian tersebut dengan mengadakan perjanjian dengan Rusia. Dalam perjanjian itu, Rusia menyatakan tidak akan menyerang Jerman.
Pada tanggal 1 September 1939, Jerman menyerbu Polandia. Oleh karena itu, pada tanggal 3 September 1939, Inggris dan Prancis mengumumkan perang terhadap Jerman. Bagi bangsa Asia, penyerbuan Jepang atas Cina, pada tahun 1937, merupakan sebab langsung Perang Dunia II. Sementara itu, Amerika Serikat berpendapat bahwa penyerbuan Jepang atas Pearl Harbour (7 Desember 1941) adalah penyebab Perang Dunia II.